Galeri

Duh! Cukai Rokok Palsu Ganggu Penerimaan APBN


Headline Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono – inilah.com Oleh: Mosi Retnani Fajarwati Ekonomi – Jumat, 12 Agustus 2011 Jakarta – Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono mengakui, maraknya pemalsuan cukai rokok bisa mengganggu penerimaan.

“Pita palsu ini, merupakan distorsi dari penerimaan. Ini cukup mengganggu, tingkat penerimaan akan terganggu,” ujarnya di Jakarta, Jumat (12/8). Untuk menekan hal tersebut, Bea Cukai akan terus melakukan penindakan agar memberikan efek jera dan tidak merugikan negara kembali. “Dengan kita melakukan penindakan ini, efeknya tidak bisa dihitung secara langsung, misalnya kita kasih efek jera, mereka bisa tidak melakukan lagi. Kita usahakan kebocoran-kebocoran dari sisi penerimaan ditutup dengan kegiatan intelijen, dengan penindakan lebih baik,” paparnya. Dalam APBNP 2011, penerimaan Bea Cukai ditargetkan naik Rp30 triliun bila dibanding APBN 2011 yang sebesar Rp85,77 triliun. “Penerimaan bea masuk, keluar cukai semester 1 sudah memenuhi target, bahkan akan melampaui, kita optimis sampai akhir tahun akan mencapai target. Bahkan dengan kinerja yang luar biasa, maka nilainya akan ditambah, nilainya ditambah sekitar 30 triliun targetnya,” jelasnya. Berdasarkan data Ditjen Bea Cukai, per 31 Juli 2011, realisasi penerimaan mencapai 66,39% dari total penerimaan atau sebesar Rp41,67 triliun Sedangkan realisasi bea masuk per 31 Juli 2011, sudah mencapai 78,6% dari target dalam APBN 2011 sebesar Rp17,9 triliun atau sebesar Rp14,07 triliun dan realisasi bea keluar sudah mencapai 359,5% dari target Rp5,1 triliun atau sebesar Rp18,36 triliun. Hari ini, Ditjen Bea Cukai Kantor Wilayah Jakarta berhasil membongkar sindikat pembuat dan penjual pita cukai palsu atau dipalsukan serta mencegah potensi kerugian negara senilai Rp2,7 miliar dari 801.450 keping pita cukai palsu. [hid]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s