Galeri

Rokok Bukan Barang Ilegal


Oleh : Krisna Soekarno

KabarIndonesia– Serikat Pembela Kretek (SPK) mendaftarkan gugatan uji materil terkait dengan Penjelasan Pasal 115 Undang-Undang No. 36/2009 tentang Kesehatan. UU tersebut tentang Kesehatan yang mengatur rokok sebagai komoditi legal yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan dan memiliki potensi bahaya bagi kesehatan sehingga perlu diatur secara khusus sehingga tidak merugikan hak kesehatan orang lain.

Persoalannya, rokok merupakan barang produk yang legal, yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga kegiatan merokok merupakan kegiatan yang legal yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.

Hal itu dikatakan salah satu kuasa hukum serikat pembela kretek, R Heri Sukrisno, saat ditemui usai menyerahkan gugatan uji materi dikantor Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan. Medan Merdeka Barat. Jakarta. Selasa (16/08).

“Rokok bukan barang ilegal dan pemerintah berkewajiban untuk melindunginya, termasuk masyarakat yang mengkonsumsi rokok juga perlu mendapat perlindungan,” ujarnya

Menurut para kuasa hukum TPK yang terdiri dari R. Heri sukrisno, SH. Hedy Christiyono Nugroho, SH. Daru Supriyono, SH dan Pradnanda Berbudy, SH. MH, sebagai Undang-Undang yang kemudian menjadi dasar dari pembentukan berbagai regulasi ditingkat dibawahnya menimbulkan kontroversi dalam menyediakan ruang keadilan bagi hak-hak warga negara.

“Penjelasan Pasal 115 sebagai bagian dari batang tubuh UU no. 36 tahun 2009 yang tidak memberikan kepastian hukum terhadap hak konstitusional warga negara,” kata Heri.

Untuk itu, dijelaskan Heri, Serikat Pembela Kretek dalam upaya menegakan hukum dan keadilan di Indonesia, khususnya berkaitan dengan Hak Konstitusional dari warga negara Indonesia yang merokok, bertindak atas nama pihak-pihak pemberi kuasa akan mengajukan Gugatan Hak Uji Materiil di Mahkamah Konstitusi terhadap ketentutan diatas.

“Sebagai upaya menegakan hukum dan keadilan di Indonesia, khususnya berkaitan dengan Hak Konstitusional dari warga negara Indonesia yang merokok,” ujarnya.

Dengan demikian yang menjadi pertanyaan ketika kegiatan merokok mulai dibatasi dengan berlakunya UU Kesehatan, dengan tolak ukur adalah perlindungan kesehatan, maka bagaimana dengan hak seseorang untuk merokok,

Persoalannya, rokok merupakan barang produk yang legal, yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga kegiatan merokok merupakan kegiatan yang legal yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini…!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com// 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s