Galeri

Soal Rokok Kretek, RI Akan Banding


JAKARTA—Keputusan Badan Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) terkait pengaduan Indonesia terhadap pelarangan rokok kretek di Amerika Serikat, telah diterima pemerintah RI. WTO sepakat pelarangan peredaran rokok kretek oleh AS dinilai sebagai bentuk kebijakan diskriminatif yang merugikan.

Sebagaimana diketahui, sejak 22 Juni 2009, AS  mengeluarkan kebijakan melarang menerima produksi dan penjualan rokok yang mengandung rasa kecuali rasa menthol. Padahal Indonesia termasuk salah satu negara impor rokok kretek ke AS. Dinilai diskriminatif karena rokok rasa menthol sebagian besar diproduksi oleh AS sendiri.

Hal inilah yang kemudian menjadi dasar pemerintah melayangkan surat kepada WTO. Setelah dilakukan diskusi panel, WTO pun sepakat dengan penegasan pemerintah Indonesia bahwa kebijakan AS sangat diskriminatif. Keputusan inipun dinilai menjadi modal awal bagi Indonesia melakukan gugatan atas kebijakan AS yang telah mencabut larangan impor bagi rokok kretek asal Indonesia.

‘’Kebijakan itu awalnya kebijakan intern AS yang merugikan. Kalau sudah itu keputusan (WTO), maka kita akan naik banding saja. Saya dengan perusahaan (rokok) akan menggunakan lawyer untuk menggugat,’’ kata Menteri Perindustrian, MS Hidayat kepada wartawan di Kantor Presiden, Selasa (6/9).

Meski tidak yakin akan memenangkan gugatan mengingat industri rokok berkaitan dengan faktor kesehatan, namun paling tidak kata MS Hidayat, perlu ada usaha untuk memperjuangkan kepentingan industri rokok Indonesia untuk impor. Apalagi akibat penghentian sepihak AS terhadap impor rokok kretek, Indonesia kehilangan pasar rokok kretek yang cukup tinggi.

Data Kementerian Perdagangan mencatat ekspor rokok pada periode Januari 2011 hingga Mei 2011 senilai USD 216,908 juta. Angka ini mengalami peningkatan 18,32 persen dari nilai ekspor periode yang sama tahun sebelumnya senilai USD183,322 juta. Pada 2010 lalu nilai ekspor rokok mencapai USD 428 juta.

‘’Biasanya untuk alasan kesehatan sulit menang. Tapi kita harus perjuangkan, karena kita dengar ada rokok Cigaret bisa ekspor ke sana. Lawyer biasanya nanti membawa argumen sendiri saat mengajukan banding,’’ kata MS Hidayat.(afz/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s